Reaksi Hidrolisis Minyak Zaitun Menggunakan Lipase Rhizopus oryzae yang di Imobilisasi Melalui Metode Adsorpsi
Abstrak
Immobilisasi merupakan teknik recovery enzim yang menjadi perhatian dalam beberapa tahun belakangan, dilakukan dengan bantuan support sebagai media yang dapat mencegah terlarutnya enzim. Metode immobilisasi yang digunakan pada penelitian ini adalah metode adsorpsi, dengan menggunakan lipase Rhizopus oryzae. Reaksi yang diamati adalah reaksi hidrolisis minyak zaitun dalam sistem emulsi minyak-air. Beberapa macam support seperti kitin, silika gel, Al2O3, CaCO3, dan latex diseleksi berdasarkan kemampuannya dalam mengadsorb lipase. Reaksi hidrolisis dengan free lipase pada jam ke-8 memperlihatkan konversi hidrolisis mencapai 29.46 %. Kitin dan silika gel memiliki enzim loading masing-masing 68.67 %, 56.62 %, lebih besar dibandingkan Al2O3 (50.60 %), CaCO3 (46.98 %), dan latex (43.37 %). Silika gel dan kitin disimpulkan sebagai support terbaik untuk immobilisasi adsorpsi. Waktu adsorpsi optimal kitin dan silika gel dalam meng-immobilisasi lipase adalah selama 3 jam. Lipase pada support kitin memiliki konversi hidrolisis 24.7 %, lebih tinggi dibanding lipase silika gel sebesar 19.9 %. Lipase bekerja optimal pada pH 7 dan temperatur 37oC. Hal ini berlaku untuk free lipase maupun lipase ter-immobilisasi. Lipase ter-immobilisasi dalam uji stabilitas dapat dioperasikan sampai pada penggunaan ke-3 kali, reaksi selanjutnya menghasilkan konversi hidrolisis dibawah 5 % yang dianggap sudah tidak ekonomis untuk dilanjutkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar